MUARO JAMBI,07 Juli 2026 – Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi bersama Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi memperkuat komitmen pelestarian kebudayaan daerah melalui sektor pendidikan formal. Langkah ini diwujudkan lewat Pembahasan Draf Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UIN STS Jambi dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diknas) Muaro Jambi.
Pertemuan strategis tersebut digelar di Ruang Senat Lantai 6, Gedung Gabungan Multi Fungsi Utama (GMPU) Kampus UIN STS Jambi. Agenda ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan (WR 1) UIN STS Jambi, Dr. Ayub Mursalin, M.Ag.
Kegiatan ini merupakan implementasi konkret dari payung hukum Nota Kesepakatan yang telah ditandatangani sebelumnya melalui Nomor: B-3714/Un.15/HM.01/09/2023 (Pihak UIN STS Jambi) dan Nomor: 120.2/11/NK/Ks.AK/2023 (Pihak Pemkab Muaro Jambi) terkait kerja sama Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat.
Tiga Poin Utama Penyelamatan Warisan Budaya
Dalam pembahasan draf PKS kali ini, fokus utama diarahkan pada penyusunan instrumen ajar berbasis lokalitas untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Muaro Jambi. Terdapat tiga poin kegiatan krusial yang disepakati oleh kedua belah pihak:
- Penyusunan Kurikulum dan Modul Muatan Lokal Budaya Melayu untuk tingkat SD dan SMP.
- Penyusunan Modul Sejarah Kerajaan Melayu Jambi sebagai basis literasi sejarah orisinal daerah.
- Penyusunan Modul Budaya Melayu Jambi yang mengupas secara komprehensif aspek kesenian, keterampilan lokal, hingga kuliner tradisional.
Wakil Rektor 1 UIN STS Jambi, Dr. Ayub Mursalin, M.Ag. dalam sambutan pembukaannya menyampaikan bahwa pengenalan jati diri daerah harus diintegrasikan sejak dini ke dalam kurikulum sekolah.
“Kolaborasi ini menjadi jembatan ilmiah dan kultural. Melalui kepakaran yang ada di LPPM, kampus bertanggung jawab menyuplai produk riset sejarah dan budaya yang valid untuk ditransformasikan menjadi bahan ajar siap pakai di sekolah-sekolah,” ujar Dr. Ayub.
Dihadiri Pejabat Lintas Sektoral
Bobot strategis pertemuan ini terlihat dari hadirnya para pemangku kebijakan kunci. Dari lingkungan kampus, turut hadir Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (WR 2) UIN STS Jambi, serta Kepala Korpus Peradaban Melayu LPPM UIN STS Jambi, Dr. Tabroni, M.Pd.I. yang menjadi representasi teknis penyusunan modul di lapangan.
Sementara itu, pihak Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Muaro Jambi bersama Kepala Sub Bagian Umum dan Kepegawaian Diknas Muaro Jambi, Agustiarso, S.IP.
Setda Muaro Jambi menegaskan bahwa pemerintah daerah sangat mengapresiasi inisiatif akademis ini. Pihaknya siap mengawal regulasi agar modul sejarah, kesenian, dan kuliner Melayu Jambi ini dapat segera diimplementasikan secara legal di seluruh sekolah di bawah naungan Diknas Muaro Jambi.
Melalui finalisasi draf PKS di Ruang Senat ini, kedua belah pihak berkomitmen menyelesaikan seluruh naskah akademik dalam waktu dekat agar proses penandatanganan kerja sama formal (signing) dapat segera dilaksanakan demi mendongkrak mutu pendidikan karakter berbasis kearifan lokal di Muaro Jambi.







